Jumat, 23 November 2012

Barusan mau posting, udah jadi, nggak taunya gagal.

Many thanks to God, iATKOS L1 Dev Teams, dan para Narasumber di mac-inul.com atas bagi2 ilmunya yang bermanfaat.

iATKOS L1 Lion telah saya pasang di netbook Intel Atom N475 dengan update ke release 10.7.3 Combo Update. Kernel patch atom, mode 32 bit dan 64 bit ok. Meskipun nggak 100% semua hardware terhandle, tapi saya puas karena hanya buat ngedit data ringan, dengerin musik, video, dan internet. Bisa dual boot sama Windows 7 saya. Pokoknya OK dah.

Makasih semua atas ilmunya.















Thank's for all Teacher in here....

stuck in BSD root: disk1s2, major 14, minor 11

When install Mountain Lion 10.8

Alhamdulillah.... udah bisa update ke 10.7.5, install upgrade seperti biasa dengan mengembalikan mach_kernel x86_64 yang sebelumnya dibackup.




 
Ane juga dulu gitu, keyboardnya nggak terdeteksi, suruh connect. Terus Info.plistnya ane edit pake vi via Tools bawaan setup installer.

Kalo berminat, entar saya uploadkan file Info.plistnya.

Ini barusan udah selesai update 10.7.2, manteb dah pake Mac.
Thanks.......


Silahkan ganti nama mach_kernel di USB Intaller dengan mach_kernel1 atau terserah, kemudian ganti nama mach_atom dengan mach_kernel. Silahkan dicoba, pasti bisa booting nanti.

ane cuma pake netbook axioo aja Mas bro,
Untuk instalasinya cukup mudah, kebetulan ane pake Windows Dev, jadi transfer file .dmg ke usb pake Transmac, dua USB, Flashdisk 4 GB (Sebagai Bootloader Chameleon) dan 16 GB buat iATKOS L1 Lion, sebenarnya 8 GB cukup, he he....
karena saya pake Intel Atom, maka kernel custom yang saya gunakan. Rename mach_kernel jadi mach_kernel1, rename custom to mach_kernel, boot with flag -v arch=x86_64, see welcome language preference setup animation, ready to install,
Pokoknya mudah Mas bro, selamat mencoba.
 

Mountain Lion AppStore on Intel Atom N475

Thanks to God before, thanks for all Geeks in here, ternyata Intel Atom masih bisa running Mac OS X Mountain Lion, Bahan yang dibutuhkan, InstallESD.dmg from AppStore, MyHack, kernel atom, Nullcpupowermanagement, dan standar lainnya. Terima kasih buat para suhu2 di sini....

screenshots:











 


Nggak rumit kok Mas,

Sebelumnya di netbook ini ada Mac OS X Lion 10.7.5, bahan2 yg digunakan :

- mach_kernel_atom dari osx86.net
- InstallESD.dmg dari AppStore
- beberapa kext dari Mac OS Lion 10.7.5 (FakeSMC, NullCPUPowerManagement, VoodooBattery, AppleACPIPlatform, AppleACPIPS2Nub, EvoReboot).
- DSDT.aml yang didapat dari BIOS.
- Flashdisk, minimal 8 GB.
- aplikasi semacam kext helper, chameleon yang support 10.8
- Teh, Susu atau kopi mungkin, buat nonton movie yang akan berjalan.

Terus :

- buka MyHack, pilih buat instalasi 10.8, pilih disk drive, pilih file .dmg installer disimpan.
- tunggu proses, sambil minum atau makan camilan, he he..... (movie pertama dimulai, membuat installer disk)
- seteleh finish, salin kext2 yang dibutuhkan ke /"Nama disk installer/System/Library/Extensions
- copy mach_kernel_atom ke installer (direname ke mach_kernel, mach_kernel asli bisa dihapus, atau kalau masih demen, disimpan aja boleh)
- buka kext helper untuk merepair system installer
- restart,
- boot ke USB Flash Disk Installer (kernel flag = -v -x)
- Install......
- Sekedar informasi, diakhir instalasi langsung muncul Failed, masuk aja ke Terminal Installer punya,
- copy Extensions dan Extra Folder di Installer, ke System (tempat dimana Mountain Lion dipasang).
- reboot,
- dan..... Welcome Screen khas Mountain Lion menyambut dengan suka cite, he he..... makasih....

semoga sukses
Instalasi Mac OS X 10.6 Snow Leopard (Hackintosh) di Netbook
Oktober 14th, 2010 by Rudra


PERINGATAN
HANYA UNTUK PEMBELAJARAN, TIDAK UNTUK PEMBAJAKAN.
Tujuan
Beberapa bulan yang lalu, Saya sempat mencoba MacBook Pro punya teman Saya. Berdasarkan pengalaman mencoba tersebut, Saya jadi tertarik untuk memilikinya. Setelah Saya mencoba mencari informasi di mbah Google, ternyata dimungkinkan untuk melakukan instalasi di komputer berbasis Intel sejak Apple (Pembuat Mac) mengganti platform processornya dari Power G menjadi Intel. Dan yang lebih menarik lagi, sejak versi Mac OS X (10), sudah tidak berbasis sistem operasi yang lama, tetapi mengadopsi sistem Unix BSD. Sehingga ini memungkinkan terjadinya modifikasi yang membolehkan Mac OS X diinstall di Komputer selain buatan Apple.
Biasanya komputer selain buatan Apple yang terinstall Mac OS X disebut dengan Hackintosh. Bagaimana caranya membuat Hackintosh? bisa dilihat hasil eksperimen Saya dalam menginstall MacOS X tersebut di Netbook. Tujuannya adalah :
  1. Menjadikan Netbook sebagai bukti Mac OS X bisa dijalankan di komputer selain buatan Apple
  2. Menggunakan Netbook sebagai demo Sistem Operasi (ditambah dengan Sistem Operasi Windows 7 dan Ubuntu 10.10)
  3. Menjadi dasar panduan bagi yang ingin mencoba Mac OS X di komputer tanpa harus kehilangan Sistem Operasi lain yang diperlukan (Seperti Windows dan Linux)
Bahan dan Materi
Silakan dipersiapkan :
  • Netbook (yang saya gunakan disini adalah Asus 1001P. Lebih baik lagi jika Anda memiliki Dell Mini 9v atau 10v, karena di Netbook tersebut, semua fitur berjalan sempurna, bahkan Sleep). Sebaiknya backup dulu data-data penting di Hard Disk Netbook, karena Mac OS X memerlukan partisi yang menggunakan format GPT, sedangkan sistem operasi lain biasanya menggunakan MBR, sehingga tidak kompatibel. Jadi diperlukan Hard Disk yang akan diformat ulang dalam instalasi Mac OS X ini.
  • Komputer yang menjalankan Sistem Operasi Mac OS X Leopard (10.5) atau Snow Leopard (10.6). Bisa menggunakan Apple Mac (Intel, PPC) atau Hackintosh (PC).
  • Mac OS X Install DVD Snow Leopard 10.6 Retail (bisa dibeli di iStore atau tanya mbah Google). Saya disini membuat image snowleopard_10a432_userdvd.dmg (kira-kira bisa disebut ISO untuk Mac) dari Mac OS X Install DVD Snow Leopard 10.6 Retail.
  • External USB Drive minimal berukuran 8 GB (HDD, SSD, flash, dsb)
  • NetbookBootMaker 0.8.4 RC1 atau versi yang lebih tinggi (bisa diunduh di situs sang pembuat, http://meklort.com/)
Prosedur
Pada Komputer Macintosh/Hackintosh
  1. Masukkan Mac OS X Install DVD (atau DMG nya) dan USB Drive.
  2. Jalankan Disk Utility (Application/Utilities).
  3. Klik pada icon USB Drive yang menyatakan besar dari drive (Saya pakai Sandisk Cruzer 8 GB, tertulis 8.04 GB).
  4. Buka tab partition.
  5. Pengaturan :
    Buat Partisi untuk Mac OS X pada USB External Drive
    Buat Partisi untuk Mac OS X pada USB External Drive
    • Volume Scheme : 1 Partition
    • Name : Mac OS X Install DVD (Sebetulnya bebas saja, karena nanti ditulis ulang oleh image)
    • Format : Mac OS Extended
  6. Klik Apply.
  7. Klik Partition.
  8. Ketika Partition selesai, buka tab Restore.
  9. Klik tombol image snowleopard_10a432_userdvd.dmg (atau giring/drag Mac OS X Install DVD yang berada di Optical Drive) ke dalam kotak Source.
  10. Giring/drag Mac OS X Install DVD (partisi yang di External USB Drive) ke kotak Destination.
    Restore Mac OS X Install DVD Snow Leopard ke dalam External USB Drive
    Restore Mac OS X Install DVD Snow Leopard ke dalam External USB Drive
  11. Klik Restore, klik Restore sekali lagi di Window yang muncul.
  12. Masukkan password Mac yang digunakan, tunggu antara 25 menit sampai dengan 2 jam untuk selesai.
  13. Ketika restorasi selesai, tutup Disk Utility dan keluarkan DVD.
  14. Buka aplikasi NetbookBootMaker, kija ada tampilan warning “Are you sure you want to open it?” klik Open.
  15. Untuk partisi yang diformat, pilih Mac OS X Install DVD (di External USB Drive).
  16. Klik tombol “Prepare Boot Drive”.
    Menyiapkan Boot Drive Mac OS X Install DVD pada USB External Drive
    Menyiapkan Boot Drive Mac OS X Install DVD pada USB External Drive
  17. Masukkan lagi password Mac yang digunakan, klik OK, tunggu beberapa menit.
  18. Ketika muncul Popup Window yang mengatakan telah selesai, klik OK, tutup aplikasi NetbookBootMaker.
  19. Eject External USB Drive yang baru saja diformat. Selamat, Anda telah berhasil membuat Installer Mac OS X Snow Leopard di External USB Driv
Pada Netbook
  1. Sebelum menghidupkan Netbook, masukkan External USB Drive ke port USB yang tersedia.
  2. Hidupkan Netbook Anda, tekan tombol Power. Masuk ke dalam BIOS, pastikan mode Hard Disk AHCI dan setting untuk boot dari External USB Drive. Save dan Exit dari BIOS.
  3. Boot dari External USB Drive, tunggu loading sampai dengan layar pilihan bahasa. Jika misalnya terjadi reboot sebelum loading selesai: pada boot berikutnya di tulisan “Mac OS X Install DVD” yang sedang loading, tekan F8 dan ketik : -v -x cpus=1 arch=i386. Option tersebut bisa digunakan terpisah, tapi untuk menjamin jalannya instalasi, kita gunakan semuanya. Penjelasannya :
    • -v adalah verbose mode, dimana semua informasi pada saat booting dilakukan. Berguna jika kita ingin mengetahui letak kesalahan.
    • -x adalah safe mode, dimana boot hanya akan me-load kexts (kernel extensions) yang kompatibel saja, sehingga menghindari kegagalan kernel (kernel panic).
    • cpus=1 adalah kondisi dimana hanya ada satu cpu yang digunakan, sangat berguna untuk komputer yang belum dual core atau arsitekturnya belum sepenuhnya 64 bit.
    • arch=i386 adalah pilihan untuk menggunakan arsitektur i386 (32-bit).
    • busratio=10 adalah pilihan untuk menyesuaikan multiplier pada cpu dengan Sistem Instalasi Mac OS X. berguna untuk cpu yang tidak dikenali(misal pada 10.6.0: Intel Core i3/i5/i7) . Kebetulan tidak kita gunakan, karena biasanya tidak ada masalah tanpa menggunakan ini.
  4. Setelah layar pilihan bahasa muncul, pilih bahasa yang digunakan (Saya menggunakan English), dan klik Continue (tombol panah di bawah kanan).
  5. Tekan tombol Continue di Welcome Screen, tekan tombol Agree di layar berikutnya.
  6. Buka Disk Utility, di menu atas : Menu Bar > Utilities > Disk Utility …
  7. Pilih icon Internal Hard Disk
  8. Buka tab Partition. Ada dua pengaturan di bawah ini adalah karena rencananya akan diinstall 2 sistem operasi yang lain, yaitu Windows 7 dan Ubuntu 10. Jika Anda hanya ingin satu sistem operasi saja, minimal buat 2 partisi : pertama untuk Mac OS X, kedua untuk Penyimpanan dalam format MS-DOS (FAT).
    1. Pengaturan untuk Mac OS X tunggal :
      • Volume Scheme : 2 Partitions
      • Name 1 : Mac OS X
      • Format 1 : Mac OS Extended (Journaled)
      • Size 1 : 35 GB (Minimal set 20 GB)
      • Name 2 : PENYIMPANAN
      • Format 2 : MS-DOS (FAT)
    2. Pengaturan untuk Triple Boot: (Ukuran Size bebas, kebetulan ini konfigurasi di Netbook Saya)
      Buat partisi pada Internal Hard Disk
      Buat partisi pada Internal Hard Disk
      • Volume Scheme : 4 Partitions (tidak boleh lebih dari empat, berkaitan dengan interoperabilitas antara GPT dan MBR)
      • Name 1 : Mac OS X
      • Format 1 : Mac OS Extended (Journaled)
      • Size 1 : 25 GB (Minimal set 20 GB)
      • Name 2 : WINDOWS
      • Format 2 : MS-DOS (FAT) (nanti bisa diformat ulang menjadi NTFS pada saat install Windows)
      • Size 2 : 30 GB (kalau Windows 7, minimum 30 GB)
      • Name 3 : PENYIMPANAN (ini untuk berbagi file antar Sistem Operasi
      • Format 3 : MS-DOS (FAT)
      • Size 3 : Maksimum sisa dari tiga partisi sistem operasi (Mac OS X, Windows, Linux)
      • Name 4 : LINUX
      • Format 4 : MS-DOS (FAT) (nanti bisa diformat ulang pada saat install Linux)
      • Size 2 : 20 GB (kalau Linux Ubuntu Desktop, minimum 15 GB)
  9. Tekan tombol Apply, kemudian tombol Partition. Setelah selesai, tutup Disk Utility.
  10. Lanjutkan instalasi, pilih Hard Disk yang baru saja diformat sebagai tempat instalasi.
  11. Tekan tombol Customize, hapus checklist dari feature yang tidak digunakan (menghemat waktu instalasi dan ruang di hard disk) :
    • Additional Fonts – hanya diperlukan pada bahasa tertentu dengan karakter khusus. Tidak usah.
    • Languange Translations – Digunakan untuk menterjemahkan OS menjadi bahasa yang berbeda. Tidak usah.
    • Printer Support – Tidak perlu. Jika ada printer yang akan digunakan, Snow Leopard cukup terhubung ke internet dan secara otomatis Snow Leopard akan mengunduh driver yang diperlukan. Tidak usah.
    • Rosetta – Rosetta membuat aplikasi yang dibangun untuk Mac Power PC (sebelum 10.4) bisa dijalankan. Install saja, ukurannya kecil dan mungkin berguna.
    • QuickTime 7 – berguna untuk menonton QuickTime movie yang di encode dalam format lama. Tidak usah.
  12. Klik tombol OK, kemudian tekan tombol Install. Waktu instalasi berkisar antara 30 menit s.d. 4 jam.
  13. Beberapa Netbook memiliki masalah ketika harus menggenerate DSDT. Untuk mengatasi masalah ini kita akan mengaktifkan Installer Log untuk monitoring masalah. Pilih Menu Bar > Windows > Installer Log. Pilih Show All Logs.
    1. Jika Installer Log menampilkan tulisan : “.postinstall : cp : /Volumes/ramdisk/dsdt/latest_dsdl.dsl : No such file or directory”
    2. Pilih Menu Bar > Mac OS X Installer > Quit Mac OS X Installer…, Klik Tombol Restart. Instalasi tetap berhasil.
    3. Boot lagi dari External USB Drive, kali ini pilih partisi Mac OS X. Lanjutkan ke langkah 15.
  14. Netbook akan secara otomatis restart ketika instalasi selesai ( jika installer hampir selesai kemudian muncil tulisan failed (gagal), kemungkinan besar instalasi telah selesai, silakan reboot saja). Reboot Netbook dan unplug External USB Drive.
  15. Anda akan disuguhkan dengan logo Apple, dan spinning wheel (animasi roda berputar). Bila tidak ada spinning wheel, kemungkinan terjadi kernel panic. Coba reboot kembali, ketika muncul pilihan partisi, pilih partisi Mac OS X, ketik “-v -x cpus=1 arch=i386” dan tekan ENTER.
  16. Pertama kali menjalankan Mac OS X, akan ada video yang diputar sekitar satu menit (atau tidak ada, tidak apa-apa). Proses pembuatan account akan dimulai setelah itu. Isi semua informasi yang Anda mau (tidak perlu melakukan registrasi, bahkan tidak disarankan) untuk menyelesaikan setup. Jika muncul tulisan error message yang mengatakan “The Mac OS X Setup Assistant can not be used with this monitor”, Anda tetap bisa mengatur account di System Preferences. Ini biasanya terjadi pada Netbook dengan resolusi lebih rendah dari 1024×600.
  17. Pasang kembali USB External Drive (akan tampil di desktop) dan buka aplikasi NetbookInstaller 0.8.4RC1fix. Mungkin akan muncul tulisan unsupported (terjadi pada beberapa netbook), klik saja tombol Continue. Pastikan setting berikut di checklist :
    • Install Chameleon 2 NBI Bootloader
    • Install Dell Mini 10v Extensions
    • Regenerate a system DSDT.aml file
  18. Klik Install, masukkan passsword dan tutup aplikasi ketika dinyatakan berhasil. Mungkin harus memasukkan password beberapa kali sampai selesai.
    • Jika mengalami masalah di langkah 13, maka aplikasi NetbookInstaller setelah sampai pada “Regenerating DSDT.aml” tidak akan selesai. Untuk mengatasi masalah ini, buka Applications > Utilities > Terminal. Ketik : “sudo mv /Volumes/ramdisk/dsdt/latest_dsdt.dsl /Volumes/ramdisk/dsdt/latest_dsdl.dsl” kemudian tekan ENTER, masukkan password jika diminta dan ENTER. Instalasi akan berjalan kembali sampai selesai.
  19. Selamat, Anda telah berhasil melakukan instalasi Mac OS X Snow Leopard 10.6.0 di Netbook Anda. Jika Anda ingin melakukan instalasi Windows dan Ubuntu, silakan saja, tentu saja Install Windows dulu baru kemudian Ubuntu. Guide berikutnya akan membahas mengenai ini, dan rincian bagaimana agar berjalan dengan baik.
Penutup
Setelah melakukan instalasi, biasanya yang akan kita lakukan adalah melakukan instalasi driver pada sistem operasi. Mac OS X tidak memerlukan ini apabila digunakan pada komputer buatan asli Apple. Sayangnya jika kita menggunakan Hackintosh, ada kecenderungan hardware yang kita gunakan tidak terdeteksi atau tidak dapat digunakan. Untuk mengatasi hal tersebut, kita memerlukan kexts yang boleh dibilang sebagai driver di Mac OS X. Kunjungi situs-situs berikut untuk informasi lebih lanjut.
Selamat menggunakan Hackintosh Anda!

Bikin USB Installer iATKOS S3 V2 (Mac OSX 10.6.3)

 
 
 
 
 
 
Rate This

Image00006
Halo Pembaca! Setelah kemarin saya posting tentang linux dan hardware, kali ini saya akan membahas tentang hackintosh. Jujur saja, sebenernya saya masih newbie soal dunia per-hackintosh-an, namun saya mencoba share apa yang sudah saya ‘bisa’ di hackintosh Smile. Pada artikel kali ini saya membahas bagaimana cara membuat USB installer hackintosh dari distro iAtkos S3 V2 dengan bantuan tool Netbook Installer. Berikut bahan-bahan yang diperlukan :
  • USB Flashdisk 8GB
  • Komputer/Notebook dengan OS Macintosh
  • Iso distro iAtkos S3 V2, bisa didownload disini
  • Software Netbook Installer, bisa didownload disini
  • Secangkir kopi penawar rindu Coffee cupSmile with tongue out
Oke, setelah semua bahan terpenuhi, hidupkan mac, install dulu netbook installer Smile, Kemudian double click iso iAtkos S3 V2 agar iso tersebut ter-mount. Tancapkan USB Flashdisk dan jalankan Disk Utility.
Image00007 Tampilan Disk Utility
Setelah tampil disk utility, klik USB flashdisk nya (punya saya kingston DT G3), klik tab erase.
Image00008
Pada bagian format, pilih Mac OS Extended (Journaled) dan pada bagian name, bisa diisi bebas, pada contoh diatas saya kasih nama OSX, kemudian klik erase
Image00009
Tunggu sampai proses erase/format berjalan
Image00010
Setelah proses format/erase selesai, klik tab restore. Drag drive ‘OSX’ (USB Flashdisk yang tadi kita erase) ke bagian destination dan drag iATKOS S3 Version 2 ke bagian Source.
Image00011
Kalo sudah di drag, hasilnya seperti diatas, jangan lupa pada bagian erase destination di un-check, kalo sudah seperti gambar diatas, klik restore
Image00013
Proses restore sedang berjalan, biasanya memakan waktu sekitar 15-25 menit. Setelah selesai, jalankan tool Netbook Installer
Image00001
NetbookInstaller 0.8.5
Image00002
Pilih drive milik USB Flashdisk, punya saya bernama OSX
Image00003
Klik prepare drive, masukan password admin dan proses berjalan
Image00004
Proses sedang berjalan
Image00005
Setelah selesai, klik Continue, kemudian tutup aplikasi NetbookInstaller dan USB Flashdisk siap digunakan untuk menginstal iATKOS S3 V2 alias Macintosh Snow Leopard 10.6.3 Smile
Cara ini sukses saya terapkan untuk membuat USB installer yang saya gunakan untuk menginstall Snow Leopard di Netbook dan PC Smile. Sampai disini dulu posting kali ini, semoga bermanfaat Smile.

Android-X86 4.0.4 (ICS) RC2 rilis Dengan Translator ARM, Lebih [Android Untuk Netbooks Atau Laptop]




android-x86 4.0.4 RC2

The Android-X86 proyek memberikan Android dioptimalkan untuk X86 sehingga Anda dapat menginstal Android 4.0.4 Ice Cream Sandwich pada netbook atau laptop sama seperti OS lainnya.

Android-x86 4.0.4 RC2, berdasarkan Ice Cream Sandwich Android 4.0.4 telah dirilis hari ini dengan perubahan menarik beberapa, seperti penerjemah ARM yang memungkinkan Anda menjalankan beberapa aplikasi pada Android ARM-X86.

Perubahan Android X86 4.0.4 RC2 (sejak Android-x86 4.0 RC1 ):
  • Kernel 3.0.36 dengan driver lebih dan perbaikan bug.
  • Aktifkan Dalvik JIT compiler dukungan yang seharusnya membuat aplikasi lebih cepat
  • Mendukung beberapa modem 3G.
  • Siap untuk menjalankan penerjemah lengan. (Anda masih perlu menginstal perpustakaan Intel manual)
  • Tata letak keyboard fisik seleksi.
  • Mendukung dua kamera.
  • Palsu SD card diganti dengan dukungan penyimpanan internal.

Sejak terbaru Android-X86 menggunakan penerjemah ARM, tidak semua aplikasi ARM akan bekerja, misalnya, Google Chrome tidak akan bekerja. Angry Birds (serta Alex Amazing) di sisi lain, bekerja di pengujian saya menggunakan kustom Android-X86 membangun di VirtualBox, meskipun agak lambat (mungkin karena VirtualBox):

android-x86 4.0.4 RC2 angry birds

Saya yakin ada pembaca yang bertanya-tanya apakah Netflix bekerja dengan rilis Android-X86 baru, tapi sayangnya saya tidak bisa menjawab pertanyaan ini karena Netflix tidak bekerja di negara saya jadi jika Anda mencoba Netflix dengan Android-X86 4.0 .4 RC2, mari kita tahu jika bekerja di komentar!


Berikut adalah video dan beberapa lagi Android-X86 4.0.4 RC2 screenshot:


( direct link video )



android-x86 4.0.4 RC2

android-x86 4.0.4 RC2

android-x86 4.0.4 RC2

android-x86 4.0.4 RC2




Dapatkan penerjemah ARM untuk bekerja di Android-X86 4.0.4 RC2


Untuk mendapatkan penerjemah ARM Intel bekerja di Android-x86 terbaru 4.0.4 RC2, Anda perlu men-download 3 perpustakaan dari Buildroid dan menyalinnya ke dalam folder system (jadi pastikan Anda memilih untuk menginstal direktori / sistem sebagai baca-tulis sementara menginstal Android-X86)!:

  • Unduh libhoudini.so dan menyalinnya ke / system / lib /
  • Unduh libdvm_houdini.so dan menyalinnya ke / system / lib /
  • Download libs lengan , mengekstrak arsip download dan menyalin file ke / system / lib / arm /

Unduh untuk VirtualBox


Android-X86 resmi membangun tidak memiliki dukungan Ethernet, sehingga Anda tidak akan memiliki koneksi internet saat menjalankan Android-X86 di VirtualBox. Anda bisa, bagaimanapun, gunakan Android-X86 kustom 4.0.4 RC2 membangun yang menambahkan dukungan Ethernet: DOWNLOAD (terima kasih kepada Ron M untuk membangun ini!).

Membangun ini memiliki perpustakaan ARM penerjemah build-in. Ini adalah debug membangun sehingga bingkai merah ditampilkan kadang - satu-satunya cara untuk menghindari ini adalah untuk mengkompilasi Android-X86 dari sumber dan menerapkan patch yang Ethernet sendiri (atau mencari Android-X86 yang berbeda 4.0.4 RC2 ISO dengan Ethernet Patch ).

Penting: jika mouse tidak bekerja, pilih dari menu VirtualBox: Mesin> Nonaktifkan Integrasi Mouse.



Unduh Android-x86


Android-x86 4.0 telah diuji / harus bekerja pada AMD Brazos (MSI 110W), Asus EeePC atau beberapa laptop Asus / tablet dan Tegav2 / ViewPad 10. Ini adalah perangkat yang didukung secara resmi, namun Android-x86 harus bekerja pada orang lain juga. Sebuah daftar lama perangkat yang didukung / hardware dapat ditemukan DISINI .



Juga lihat:

You might also like:

Akhirnya, Triple Boot Linux, Windows dan Mac (Hackintosh) Part II

 
 
 
 
 
 
Rate This

Screen shot 2011-02-08 at 2.50.35 PM.jpg
Halo Pembaca! Pada posting sebelumnya, bercerita perkenalan saya dengan Hackintosh dari distro iATKOS v7 aka Macintosh Leopard 10.5.7, sebenernya mau saya upgrade ke 10.5.8 menggunakan combo update 10.5.8, karena tanggung, mending langsung ke SL aja alias Snow Leopard :) . Untuk mewujudkan impian saya, langsung saja saya diskusi dengan dukun andalan saya, google. Dari google, saya mendapat info mengenai distro hackintosh Snow Leopard 10.6.3 yaitu iATKOS s3 v2 :D . Tanpa ba bi bu, langsung deh search link downloadnya dan ….. Gubrak, ukurannya 3,4 GB? Berapa tahun saya download file tersebut menggunakan koneksi yang saya miliki, GSM broadband yang hanya dijangkau sinyal EDGE :mrgreen: . Saya pun tidak patah semangat, saya download iATKOS s3 v2 melalui torrent, mayan, bandwith yang dimiliki dapat dimaksimalkan :D . *4 hari kemudian* akhirnya download iATKOS s3 v2 kelar juga :mrgreen: .
INSTALASI

File ISO iATKOS s3 v2 telah tersedia, flashdisk 8gb tersedia, netbook acer aspire one 531h pun telah siap, keberanian yang gak ada :mrgreen: . Bukannya takut rusak, tapi takut kalau nanti iATKOS Snow Leopard nya gak bisa diinstal, padahal sebenernya saya sudah cukup nyaman dengan 10.5.7 walo kadang kernel panic pas boot. Kebetulan, ada sebuah netbook HP mini yang sedang mampir di tuxlin lab, bagus nih buat percobaan :mrgreen: . Langsung saja saya bikin USB installer hackintosh dengan bantuan NetbookInstaller, dalam waktu 20 menit, USB installer siap digunakan :) . Netbook HP Mini yang bertenagakan Atom n450 ini menjadi kelinci percobaan instalasi Hackintosh Snow Leopard, hasilnya? Sukses 80%, touchpad tidak bekerja, Quartz Extreme/CI tidak bekerja. Saya jadi ragu nih melihat hasilnya di kelinci percobaan. Akhirnya saya beranikan untuk meng upgrade Leopard 10.5.7 ke Snow Leopard 10.6.3 menggunakan IATKOS s3 v2 di netbook acer aspire one 531h. Upgrade berjalan lancar seperti yang diharapkan, hanya saja performa sistem jadi berat, sangat-sangat tidak nyaman digunakan. Jalan terakhir, saya lakukan clean install, di partisi bekas iATKOS v7 alias Leopard 10.5.7. Berikut komponen yang saya checklist saat instalasi selain bawaan default iATKOS :
RTC 32bit
EVO Reboot
Graphics Enabler
lspci
Sleep Enabler
Modified Kernel Atom Kernel
VGA Intel GMA 950
PS/2
AHCI/SATA
Laptop
Wireless Atheros
Wired Atheros Attansic L1E
Lainya lupa :mrgreen:
Instalasi berjalan lancar dan memakan waktu sekitar 40 menit, selesai kemudian reboot… jreng…. jreng… Muncil pesan ‘Your keyboard couldn’t be identified bla bla ….’ waduh :( . Solusinya reboot dengan mode safe mode alias dengan command -x, jreng… jreng… Desktop Snow Leopard yang keren dan elegan menyambut :D
snow leopard.jpg
Desktop Hackintosh Snow Leopard 10.6.3